Cahaya Hatimu akan pudar bahkan bisa padam tak berbekas jika dikuasai oleh keinginan-keinginan hawa nafsu, haus akan penghargaan, kebenc...
Cahaya Hatimu akan pudar bahkan bisa padam tak berbekas jika dikuasai oleh keinginan-keinginan hawa nafsu, haus akan penghargaan, kebencian, keserakahan, ketidak ikhlasan, dan hal serupa yang lainnya,ia akan mencabut kebebasan dan ketenangan hati sehingga hal tsb mengarahkanmu terus dalam kondisi bergantung kepada mahluk. Padahal jatuhnya dirimu dihadapan mahluk adalah saat dirimu hampa dari Al-khaliq (sang pencipta) dan merasa dirimu paling baik diantara yang lainya.
Setiap manusia yang diciptakan di alam dunia ini dalam keadaan fithrah (kesucian), tergantung ia menjaga fithrah tersebut,setelah ia mendapat pendidikan/arahan dari orang tuanya.
Oleh karnanya Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menegaskan dalam sabdanya :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
(صحيح البخاري)
“Ketahuilah bahwa pada jasad terdapat segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh jasadnya, jika ia buruk maka buruklah seluruh jasadnya, ketahuilah itu adalah HATI” (Shahih Bukhari)
Ya Muqallibal Quluub, Tsabbit Quluubanaa 'Aala diinika
Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, Tetapkanlah hati kami pada Agama-MU

COMMENTS